Tips Supaya Tidak Menjadi Bridezilla dan Tetap Waras Menjelang Hari H Pernikahan

Mempersiapkan pernikahan pastinya seru, membahagiakan, tapi terkadang juga bikin stres. Gimana ya supaya nggak jadi bridezilla dan tetap waras menjelang hari H?

Ya gimana nggak stres. Perbedaan pendapat antara dua keluarga, beda pendapat dengan orang tua dan pasangan, pusing pilih vendor, vendor yang nggak ngerti keinginan kita, biaya yang membengkak, ditambah hari H yang semakin dekat. Aduh pusing!

Mengalami itu semua? Tenang brides to be, setahun lalu saya juga ngalamin. Mestinya mempersiapkan momen bahagia itu bikin happy dong, tapi kok malah pusing tujuh keliling ya?

Tapi nikahan ala Suhay Salim yang cuma modal akad di KUA pun tetap aja ada keribetannya. Ya minimal bolak-balik ngurusin berkas-berkasnya. Nah btw, berkas-berkas KUA kamu udah rampung kapan? Jangan sampai pusing urusan vendor bikin kamu lupa sama hal penting satu ini ya, karena penghulu pun harus dibooking dari jauh-jauh hari.

Berkaca dari pengalaman saya, ada beberapa tips supaya tetap waras menjelang hari H:

  1. Unfollow Instagram

    bridezilla - ranselriri
    Source: Giphy.

Serius, ini ngaruh banget. Apalagi kalau selama ini kamu termasuk calon pengantin yang menggunakan Instagram sebagai referensi. Lakukan hal ini ketika kamu udah menentukan konsep dekor, konsep acara, baju yang mau dipakai, dll. Soalnya, kamu malah akan tambah pusing dengan semakin banyaknya referensi, di saat yang bersamaan deal dengan vendor udah terjadi.

Misalnya pas ngeliat baju yang lebih bagus, jadi pengen pakai baju yang itu. Pas ngeliat dekor yang lebih oke, kok jadi pengen berubah konsep ya?

Stick to your plan girls! Vendor juga akan jadi pusing dengan kemauan kamu. Kok kemarin maunya gini jadi kaya gini sih? Akhirnya persiapan pernikahan kamu nggak ada progress.

Kira-kira 2-3 bulan sebelum hari H, saya unfollow semua akun seperti thebridedept, bridestory, bridebestfriend, sampai akun MUA saya nanathnadia. Kalau alasan unfollow akun MUA sih, biar saya pangling lihat muka sendiri di hari H. 😛

  1. Stop trying to please your Instagram feed

    bridezzilla 1 - ranselriri
    Source: giphy.

Nggak disangkal kalau feed Instagram menjadi standard ganda tentang resepsi pernikahan yang bagus. Tapi foto-foto cantik di Instagram itu pastinya nggak cerita kan tentang betapa ribetnya persiapan di balik itu? Intinya, apa yang ada di Instagram itu nggak seindah dan sesempurna kenyataannya. Jadi hapus jauh-jauh deh pikiran kalau pengen pesta yang sempurna, cuma untuk mempercantik instagram feed.

  1. Menyepi

    bridezilla 4 - ranselriri
    Source: giphy.

Terutama kalau terjadi gesekan antara kamu dengan ibumu atau keluarga calon pengantin pria, alias debat melulu! Perbedaan pendapatan pasti akan ada. Namanya juga dalam rangka menyatukan dua keluarga.

Nggak apa-apa kok untuk sementara menghindari perdebatan sampai kepala masing-masing dingin. Dalam kasus saya, saya ‘kabur’ ke rumah nenek di Sukabumi selama seminggu. Selama seminggu itu saya nyalon, piknik, main games, menghirup udara segar, dan berhenti membahas hal-hal seputar persiapan nikah. Bahkan saya nggak balesin Whatsapp vendor. Waktu itu saya emang baru resign kerja dan akan masuk ke tempat baru setelah nikah. Jadi saya punya waktu luang yang banyak hahahaha.

  1. Stop trying to please everyone

    biaya pernikahan di bogor - ranselriri
    Undangan dan souvenir saya pesan dari Yogyakarta karena harganya lebih murah dan kualitasnya bagus.

Ini pernikahanmu. Sebelum kamu meminta pendapat orang lain, putuskan dulu apa yang menurut kamu cocok dan pantas untuk kamu. Memang, kamu nggak bisa menyenangkan semua pihak dengan keputusan yang kamu buat. Tapi kalau kamu yakin, kamu boleh kok sedikit keras kepala.

Misalnya dalam kasus saya, saya keukeuh pesan souvenir talenan ke Yogyakarta, karena setelah muter-muter Bogor, ya belum ada yang bisa bikin talenan sesuai yang saya mau dengan harga terjangkau. Pada akhirnya mama saya yang meragukan hal ini pun ikut puas dengan hasilnya.

  1. Sadar kalau nggak ada yang sempurnabridezilla 5 - ranselriri

Bahkan kalau kamu udah menyiapkan segalanya sesempurna mungkin, kekurangan minor pasti akan terjadi. Dan sebelum hari H datang, usahakan hatimu udah legowo pada kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. Misalnya ternyata tamu yang datang membludak dari jumlah undangan yang sebenarnya, teman yang kamu harap-harapkan batal datang, lipstik nempel di gigi, dan sebagainya.

Daripada terlalu fokus membuat acara kamu sempurna, fokuslah pada langkah baru yang akan kamu hadapi dengan suami. Kecewa boleh, tapi coba list sisi positif dan momen-momen menyenangkan dari acaramu. Kalau kamu merasa perlu nurunin standar demi bikin hati lega, go for it girls! Buah jauh-jauh gengsimu. Kuncinya, tetap sesuaikan dengan kemampuan. Terutama sih kemampuan finansial, hehehe.

(Baca juga: Curhat Mahalnya Biaya Pernikahan Ala Orang Indonesia)

Ada pengantin yang control freak, ada yang cuek bebek maunya terima beres dan nyerahin semua ke WO (wedding organizer), ada yang daripada pusing-pusing terserah orang tua aja bagusnya gimana.

Jangan jadi control freak karena akan bikin stres sendiri. Sedangkan kalau terlalu cuek bebek, yakin kamu nggak mau terlibat apapun dan cuma pasrah jadi pajangan di hari H?

Seimbangkan aja semuanya. Ada hal-hal yang harus kamu putuskan sendiri. Tapi ada juga hal-hal yang sebaiknya dipasrahkan ke WO atau orang tua supaya bebanmu nggak terlalu berat.

Semoga tips waras di atas berguna dan acaramu berjalan lancar ya brides! 😊 Sharing juga dong, kira-kira apa yang bikin kamu jadi bridezilla selama mempersiapkan pernikahan?

2 thoughts on “Tips Supaya Tidak Menjadi Bridezilla dan Tetap Waras Menjelang Hari H Pernikahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *